My Journey

Pusat Primata Schmutzer December 27, 2009

Filed under: Travel — l3on4fr @ 11:44 AM
Tags: , ,

Tertarik dengan fakta bahwa Pusat Primata Schmutzer adalah pusat primata terbesar di dunia dengan luas mencapai 13 hektar walaupun saat ini yang sudah dimanfaatkan baru 6,5 hektar, makanya akhirnya pada pertengahan July 2009 kemarin, dengan ditemani oleh para keponakan2 akhirnya saya membulatkan tekad untuk mengunjungi salah satu obyek wisata terpopuler di Jakarta ini.  Pusat primata ini terletak di dalam area Kebun Binatang Ragunan di daerah Jakarta Selatan.  Akses ke tempat ini terbilang mudah, karena bisa dicapai cukup hanya dengan menaiki bus transJakarta (busway). Seperti kata pepatah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Hehehe soalnya kebetulan juga memang selama ini saya juga belum pernah mengunjungi yang namanya Kebun Binatang Ragunan. 🙂 Singkat cerita, tiba di kebun binatang ragunan, kami pun memutuskan menyewa sepeda tandem untuk keponakan2 kami guna berkeliling kebun binatang. Karena ternyata kebun binatang ini cukup luas. Namun jangan membayangkan kebun binatang ini layaknya Taman Safari yang ada dikawasan Puncak. Karena jumlah hewan-hewan yang ada tidak sevariasi dan sebanyak yang kita jumpai Taman Safari Puncak. Bahkan dengan luas tanah yang begitu luas, kesan yang ada di benak saya adalah betapa lenggang atau kosongnya kebun binatang ini dibandingkan dengan jumlah penghuninya. Selain itu banyak pula dijumpai kandang-kandang yang sudah kosong alias tidak berpenghuni. Entah memang kebetulan hewan-hewan tersebut sedang cuti pada saat kami berkunjung J atau memang sudah pindah habitat entah ke alam lain atau pun sudah pindah ke kebun binatang lain karena mendapat bayaran lebih besar. Hehehhehee

  Alhasil setelah berjalan cukup lama dan mengelilingi Kebun Binatang Ragunan, akhirnya sampailah kami ditempat yang menjadi tujuan utama saya yaitu Pusat Primata Schmutzer. Untuk memasuki kawasan primata  ini, kami diharuskan membeli lagi tiket masuk seharga Rp. 5.000,- per orang. Tapi dalam benak ini berkata tidak apalah selama bisa mengunjungi pusat primate tersohor dan katanya indah terawat ini. Hehehe maka kami pun masuk. Semua tas bawaan termasuk makanan dan minuman harus dititipkan di pos penjagaan pintu masuk guna menghindari para pengunjung memberikan makanan atau minuman yang bisa menyebabkan para primata sakit. Masuk ke dalam, kami disambut oleh gerbang Schmutzer nan megah yang mengingatkan akan gerbang “Jurassic park”. Masuk ke dalam kita melewati terowongan panjang dengan atap kanopi transparan untuk menyaksikan gorilla hitam Afrika di bawahnya. Sejauh ini kami masih antusias untuk melihat dan berkeliling. Namun tiba di kandang primata, lagi lagi kami harus sedikit kecewa melihat kandang kandang yang tampak kosong dan sedikit penghuninya. Namun harus diakui pusat primata ini cukup lengkap dengan adanya berbagai fasilitas mulai dari ruang pameran, teras pengamatan, museum, perpusatakaan hingga taman bermain untuk anak dan keluarga. Walaupun agak sedikit kecewa, biar bagaimanapun kita harus bangga setidaknya Negara kita memiliki salah satu pusat primata terbesar di dunia. 🙂